Total Pengunjung

Follow Me On Twitter

Hi there!

Foto saya
Hi! Smile for this day. God loves you

Senin, 20 Maret 2017

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA


TUGAS RESUME (I)
 BAB 1 PENDIDIKAN KELAS A

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN RUANG LINGKUPNYA
Pengajaran adalah proses pendidikan yang sebelumnya direncanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan serta dirancang untuk mempermudah proses pembelajaran. Pembelajaran juga merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik.
·         Latar Belakang Historis
Ada beberapa perintis bidang psikologi pendidikan, diantaranya adalah :

1. William James ( psikologi untuk mendidik anak)
James mengatakan bahwa eksperimen psikologi di laboratorium sering kali tidak bisa menjelaskan kepada kita bagaimana cara mengajar anak secara efektif. Dia menegaskan pentingnya mempelajari proses belajar dan mengajar di kelas guna meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu adalah mulai mengajar pada titik yang sedikit lebih tinggi di atas tingkat pengetahuan dan pemahaman anak dengan tujuan untuk memperluas cakrawala pemikiran anak.

2. John Dewey,(1859-1952).
Dia menjadi motor penggerak untuk mengaplikasikan psikologi di tingkat praktis. Dewey membangun laboratorium psikologi pendidikan pertama di AS, di Universitas Chicago, pada tahun 1894. Remudian, di Columbia University, dia melanjutkan karya inovatifnya tersebut. Pertama, dari Dewey kita mendapatkan pandangan tentang anak sebagai pembelajar aktif(active learner) Kedua, mendapatkan ide bahwa pendidikan seharusnya difokuskan pada anak secara keseluruhan dan memperkuat kemampuan anak asi dengan lingkungannya, Dewey percaya bahwa anak-anak seharusnya tidak hanya mendapat pelajaran akademik saja, tetapi juga harus diajari cara untuk berpikir dan beradaptasi dengan dunia di luar sekolah,

3. E. L Thorndike(1874-1949),
Yang memberi banyak perhatian pada penilaian dan pengukuran dan perbaikan dasar-dasar belajar secara ilmiah Thorndike berpendapat bahwa salah satu tugas pendidikan di sekolah yang paling penting adalah menanamkan keahlian penalaran anak. Thorndike sangat ahli dalam melakukan studi belajar dan mengajar secara ilmiah(Beatty, 1998). Thorndike mengajukan gagasan bahwa psikologi pendidikan harus punya basis ilmiah dan harus berfokus pada pengukuran(oDonnell& Levin, 2001)
·         Diversitas dan psikologi Pendidikan Awal

Dua tokoh Amerika keturunan Afrika -Amerika yang menonjol di bidang psikologi adalah Mamie dan Kenneth clark, yang melakukan riset tentang identitas dan konsep diri anak-anak Afrika Amerika(Clark& lark, 1939. Pada 1971, Kenneth Clark menjadi orang Afrika Amerika pertama yang menjadi presiden American Psychological Association Pada 1932, seorang psikolog dan negara Latin, George Sanchez melakukan yang menunjukkan bahwa tes kecerdasan secara kultural telah dibiaskan dan merugikan anak-anak etnis minoritas. Seperti minoritas etnis lainnya, perempuan juga menghadapi rintangan untuk lebih tinggi dan karenanya mereka lambat dalam mendapat pendidikan yang mendapatkan pengakuan atas kontribusi mereka terhadap riset psikologis. Salah satu orang yang sering diabaikan dalam sejarah psikologi pendidikan adalah leta ia orang pertama yang menggunakan is gifted untuk mendeskripsikan anak-anak yang mendapat skor istimewa dalarn tes kecerdasan(Hollingworth, 1916).

CARA MENGAJAR YANG EFEKTIF
Untuk mencapai sebuah pengajaran yang efektif seorang guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal ini membutuhkan dua hal utama: (1) pengetahuan dan keahlian profesional, dan(2) komitmen dan motivasi.
1.  Pengetahuan dan Keahlian Profesional
Adapun ciri-cirinya adalah :
·         Penguasaan materi dalam kelas
·         Strategi pengajaran
·         Penetapan tujuan keahlian manajemen kelas
·         Keahlian motivasional
·         Keahlian komunikasi
·         Keahlian manajemen kelas
·         Bekerja secara efektif dengan murid dari berbagai latar belakang kultural
·         Keahlian teknologi

2. Komitmen dan Motivasi
Komitmen dan motivasional oleh guru akan membantu guru untuk melewati masa-masa yang sulit dan melelahkan dalam mengajar. Guru yang efektif juga akan memiliki kepercayaan terhadap kemampuannya dan tidak membiarkan emosi negatif mereka melunturkan motivasi mereka.

RISET DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Dalam perencanaan riset sebenarnya riset memiliki keuntungan dalam prosesnya. Salah satunya adalah riset bisa menjadi sumber informasi berharga untuk memahami strategi bahan ajar. Mengapa riset penting dan bagaimana riset dilakukan, termasuk cara agar Anda dapat menjadi guru sekaligus periset. Mengapa Riset Itu Penting? Kadang-kadang dikatakan bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Anda dan pengalaman orang lain, pengalaman administrator, dan para periset bisa membuat anda menjadi guru yang efektif. Akan tetapi, selain itu, riset informasi yang valid tentang cara terbaik untuk mengajar bisa membuat anda menjadi guru yang lebih baik (Fraenkel& Wallen, 2000).

Adapun perbedaan antara psikologi pendidikan dan psikologi sekolah adalah :
            Psikologi pendidikan cenderung pada konten psikologi belajar , pengukuran dan pengembangan tes prestasi.
                Psikologi sekolah berkonsentrasi pada kegiatan mediagnostik dalam permasalahan di lingkungan sekolah

0 komentar:

Posting Komentar

 

Talenta's World Template by Ipietoon Cute Blog Design